oleh

Pungutan Wisatawan Asing Bali Capai Rp71 Miliar pada Triwulan I 2026

-Berita-1 Dilihat
banner 468x60

Dinas Pariwisata (Dispar) Bali mencatat realisasi pungutan wisatawan asing (PWA) mencapai lebih dari Rp71 miliar sepanjang periode Januari hingga Maret 2026. Capaian ini menunjukkan tren positif dalam kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah, seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Kebijakan pungutan ini menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan di Pulau Dewata.

Kepala Dispar Bali, I Wayan Sumarajaya, menyampaikan bahwa realisasi PWA pada triwulan pertama 2026 mencapai Rp71,449 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 11,63 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. “Realisasi Januari sampai Maret 2026 sebesar Rp71,449 miliar lebih, dan ini naik dari bulan Januari sampai Maret 2025 lalu sebesar 11,63 persen,” ujarnya di Denpasar, Senin (13/4).

banner 336x280

Menurut Sumarajaya, peningkatan penerimaan dari pungutan wisatawan asing tidak terlepas dari bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Tren pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Bali masih menjadi destinasi utama yang diminati oleh wisatawan global, meskipun di tengah berbagai dinamika global yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Dispar Bali, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama periode Januari hingga Maret 2026 mencapai lebih dari 1,645 juta orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini turut berkontribusi langsung terhadap optimalisasi penerimaan dari PWA yang diberlakukan kepada wisatawan asing yang berkunjung ke Bali.

Capaian ini menjadi indikasi bahwa kebijakan pungutan wisatawan asing berjalan efektif seiring dengan meningkatnya aktivitas pariwisata. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus mengoptimalkan pengelolaan dana tersebut untuk mendukung pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, serta peningkatan kualitas layanan pariwisata. Dengan demikian, pertumbuhan sektor pariwisata dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Bali.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *